Minggu, 31 Maret 2013

Dekstrometrofan, Salah Satu Zat yang Terkandung dalam Obat Batuk


Dekstrometorfan merupakan derivat fenatren-nonarkotik sintesis berkhasiat menekan rangsangan batuk yang sama kuatnya dengan kodein, tetapi bertahan lebih lama. Dekstrometorfan atau biasa disingkat DMP (D-3-methoxy-N-methyl-morphinan) adalah suatu dekstro isomer dari levo-methorpan, suatu derivat morfin semisintetik.Zat dekstrometorfan ini dapat menurunkan aktivitas gerak motorik (suatu gerakan tubuh melalui kegiatan yang terkoordinir antara susunan saraf, otot, otak, dan spinal cord), meningkatkan waktu tidur (cepat mengantuk) dan sedikit menurunkan suhu tubuh.Hal inidiakibatkan karena aktifitas melalui mekanisme kolinergik.Zat ini juga memiliki efek pereda nyeri dan efek sedatif.Semua efek pada sistem saraf pusat ini akibat meningkatnya gamma aminobutiyric acid (GABA), neurotransmiter yang mengatur sel saraf dan mencegah kejang dan mengakibatkan relaksasi.
Pemberian dosis dekstrometorfan antara lain :
  1. Dosis dewasa : 10-20 mg secara oral setiap 4 jam atau 30 mg secara oral setiap 6-8 jam. Dosis maksimum 120 mg/hari.
  2. Dosis anak-anak :
  • Usia 6-12 tahun, 5-10 mg secara oral setiap 4 jam atau 15 mg secara oral setiap 6-8 jam, dosis maksimum 60 mg/hari.
  • Usia 2-6 tahun, 2.5-5 mg secara oral setiap 4 jam atau 7.5 mg secara oral setiap 6-8 jam, dosis maksimum 30 mg/hari
Dalam tubuh, dekstrometorfan diabsorpsi dengan baik setelah pemberian oral dengan kadar serum maksimal dicapai dalam 2,5 jam. Efek yang timbul cepat, seringkali 15-30 menit setelah pemberian oral.Waktu paruh obat ini adalah 2-4 jam dan lama kerjanya adalah 3-6 jam.Metabolisme dekstrometorfan telah diketahui dengan baik dan telah diterima secara luas bahwa aktivitas terapeutik dekstrometorfan ditentukan oleh metabolit aktifnya yaitu dekstrometorfan.Dekstrometorfan mengalami metabolisme di hepar oleh enzim sitokrom P-450 dan diubah menjadi dextrorphan yang mempunyai derivat lebih aktif dan poten sebagai antagonis NMDA.
Efek analgetik dekstrometorfan berdasarkan cara kerja sebagai antagonis reseptor NMDA (N-metil d-aspartat). Peranan NMDA dalam proses mengingat dan belajar. Cara kerja dektrometorfan sama dengan ketamin. Ikatan obat-obat antagonis pada reseptor NMDA menimbulkan terjadinya perubahan pada calsium channel. Perubahan pada ca-channel akan menyebabkan aktivitas neuron yang dirangsang NMDA, jika itu menetap, akan diikuti dengan peningkatan intensitas stimulus nosiseptik primer, misalnya fenomena wind-up dan pencetusan dari nyeri sekunder. Dekstrometorfan mempunyai kemampuan untuk mengurangi influks ion Ca2+melalui channel reseptor NMDA dan mengatur channel voltase Ca yang pada keadaan normal diatur oleh konsentrasi K+ ekstrasel yang tinggi. Dengan berkurangnya influks ion Ca+, maka eksitabilitas neuron di kornudorsalis medula spinalis menurun, sehingga sensitisasi menurun dan terjadi pengurangan nyeri.
Dekstrometorfan dapat menyebabkan efek samping antara lain pusing, ngantuk, gugup, gelisah, mual, muntah dan sakit perut. DMP sering disalahgunakan karena pada dosis besar ia menyebabkan efek euforia dan halusinasi penglihatan maupun pendengaran. Penyalahgunaan DMP menimbulkan efek yang berbeda tergantung dosis, seperti berikut : efek stimulasi ringan pada pemberian dosis 100-200 mg; efek euforia dan halusinasi     pada pemberian dosis 200-400 mg; efek  gangguan persepsi visual dan hilangnya koordinasi motorik pada pemberian dosis 300-600 mg; efek dissociative sedation pada pemberian dosis 500-1500 mg. Intoksikasi atau overdosis DMP dapat menyebabkan hiper-eksitabilitas, kelelahan, berkeringat, bicara kacau, hipertensi, dan mata melotot (nystagmus). Apalagi jika digunakan bersama dengan alkohol, efeknya bisa sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian.

Obat Batuk dan Jenisnya


Obat-obat batuk (antitussiva) tentu mengandung zat-zat yang mampu meredakan batuk.Zat-zat tersebut berfungsi meredakan dan menenangkan dinamakan zat sedatif.Sedatif ini berfungsi menurunkan aktivitas, mengurangi ketegangan dan bersifat menenangkan penggunanya. Zat-zat sedatif yang lazim terkandung dalam obat batuk antara laindekstrometorfan, fenilefrin, difenhidramin, bromheksin, amonium klorida dan sebagainya. Zat-zat tersebut menimbulkan efek sedasi dan mampu menurunkan aktivitas motorik penggunanya.Cara kerja zat-zat tersebut  dengan menekan rangsangan batuk dan mengencerkan dahak, namun bila disalahgunakan dengan dosis tinggi dapat terjadi efek stimulasi sistem saraf pusat. Selain itu, efek dari obat batuk yang menimbulkan kantuk adalah hipnotik dengan dosis rendah. Obat hipnotik ini berfungsi menimbulkan rasa kantuk dan mempercepat tidur si pengguna obat batuk agar batuknya tidak mengganggu orang lain. Biasanya terdapat pada obat untuk batuk yang parah.
Efek samping dari obat-obat pereda batuk bila penggunaannya melebihi dosis menyebabkan mual, muntah, pusing dan termangu-mangu.Dosis tinggi dapat menyebabkan efek sentral (otak). Berdasarkan untuk mekanisme kerjanya obat batuk dibagi menjadi beberapa kelompok, yaitu :
a.    Zat pelunak batuk
Zat pelunak batuk (emolliesia yang memperlunak rangsangan batuk melumas tenggorok agar tidak kering dan melunakkan mukosa yang teriritasi. 
b.    Ekspektoransia
Zat-zat ini memperbanyak produksi dahak (yang encer) dengan demikian mengurangi kekentalannya, sehingga mempermudah pengeluarannya dengan batuk.
c.    Mukolitika
Asetilsistein, mesna, bromeksin, dan ambroksol.Zat-zat ini berdaya merombak dan melarutkan dahak sehingga viskositasnya dikurangi dan pengeluarannya dipermudah.
d.   Antihistaminika
Obat ini efektif berdasarkan efek sedatifnya dan juga dapat menekan perasaan menggelitik di tenggorokan.
e.    Anestetika lokal
Contohnya pentoksiverin.Obat ini menghambat penerusan rangsangan batuk ke pusat batuk.

Sabtu, 30 Maret 2013

Catatan Hidupku

Hai guys... Tentu kalian punya catatan hidup sendiri yang berbeda denganku.. Yah,, catatan hidup ku ini ku tulis berdasarkan pengalaman suka duka yang ku alami selama ini.. Sebenernya sih cuma iseng-iseng doang, tapi dari pada buat status facebook malah dikira aku galau.. seharusnya blog ini,, buat orang yang nggak pengen disebut galau.. Tapi kan sebagai manusia,, tentu merasakan yang namanya Galau.. Yang penting,,, kita nggak mendapat julukan Galauers guys....
Nah,, untuk itu,, kadang kita perlu belajar dari pengalaman orang lain... Betul tidak????!!! Kalo gitu langsung aja ya,,, selamat merenungkan hati, pikiran maupun diri kita.. Semoga kita bukan termasuk Galauers.. hehehe.. ^_^

"Hal yang paling sulit untuk dilakukan dalam hidup adalah tetap menjadi diri sendiri, ketika orang lain berusaha mengubah dirimu menjadi seperti mereka."

"Menjadi diri sendiri adalah pilihan terbaik, namun konsekuensinya harus siap untuk diasingkan dari kelompok."

"Hidup adalah pilihan.
Terkadang hidup itu tidak adil.
Terkadang hidup itu menyakitkan.
Terkadang hidup itu menyenangkan.
Hidup itu tidak mudah,
rasanya ingin selalu lari dari kenyataan.
Hidup merupakan perjuangan.
Perjuangan tuk melewati rintangan.
Perjuangan tuk mencapai kesuksesan.
Tak ada yang tahu apa arti hidup.
Hanya diri sendiri yang tahu dan tak bisa tuk diungkapkan."

"Dalam hidup, terkadang kita mendapatkan sesuatu hal yang tidak diinginkan lebih banyak dari sesuatu yang diharapkan,, sehingga kita cenderung menyesal dan kecewa.. Namun tak ada yang tahu, bahwa sesuatu yang tidak diinginkan merupakan langkah awal menuju kesuksesan. Tergantung dari diri bagaimana menerima dan menyikapinya.."

Mungkin baru segitu guys,, kalo mau ditambahin.. yo monggo.. Matur nuwun..