Minggu, 31 Maret 2013

Obat Batuk dan Jenisnya


Obat-obat batuk (antitussiva) tentu mengandung zat-zat yang mampu meredakan batuk.Zat-zat tersebut berfungsi meredakan dan menenangkan dinamakan zat sedatif.Sedatif ini berfungsi menurunkan aktivitas, mengurangi ketegangan dan bersifat menenangkan penggunanya. Zat-zat sedatif yang lazim terkandung dalam obat batuk antara laindekstrometorfan, fenilefrin, difenhidramin, bromheksin, amonium klorida dan sebagainya. Zat-zat tersebut menimbulkan efek sedasi dan mampu menurunkan aktivitas motorik penggunanya.Cara kerja zat-zat tersebut  dengan menekan rangsangan batuk dan mengencerkan dahak, namun bila disalahgunakan dengan dosis tinggi dapat terjadi efek stimulasi sistem saraf pusat. Selain itu, efek dari obat batuk yang menimbulkan kantuk adalah hipnotik dengan dosis rendah. Obat hipnotik ini berfungsi menimbulkan rasa kantuk dan mempercepat tidur si pengguna obat batuk agar batuknya tidak mengganggu orang lain. Biasanya terdapat pada obat untuk batuk yang parah.
Efek samping dari obat-obat pereda batuk bila penggunaannya melebihi dosis menyebabkan mual, muntah, pusing dan termangu-mangu.Dosis tinggi dapat menyebabkan efek sentral (otak). Berdasarkan untuk mekanisme kerjanya obat batuk dibagi menjadi beberapa kelompok, yaitu :
a.    Zat pelunak batuk
Zat pelunak batuk (emolliesia yang memperlunak rangsangan batuk melumas tenggorok agar tidak kering dan melunakkan mukosa yang teriritasi. 
b.    Ekspektoransia
Zat-zat ini memperbanyak produksi dahak (yang encer) dengan demikian mengurangi kekentalannya, sehingga mempermudah pengeluarannya dengan batuk.
c.    Mukolitika
Asetilsistein, mesna, bromeksin, dan ambroksol.Zat-zat ini berdaya merombak dan melarutkan dahak sehingga viskositasnya dikurangi dan pengeluarannya dipermudah.
d.   Antihistaminika
Obat ini efektif berdasarkan efek sedatifnya dan juga dapat menekan perasaan menggelitik di tenggorokan.
e.    Anestetika lokal
Contohnya pentoksiverin.Obat ini menghambat penerusan rangsangan batuk ke pusat batuk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar